Sabtu, 05 Maret 2016

Meminimalisir Risiko


Kegagalan perencanaan keuangan adalah suatu kejadian yang hampir seluruh manusia pernah mengalami. Hal ini terjadi karena tingkat kebutuhan pribadi semakin bertambah  seiring dengan bertambahnya usia, jumlah tanggungan, dan kebutuhan akan fasilitas penunjang lainnya.

Faktor yang menyebabkan gagalnya sebuah perencanaan keuangan yang utama adalah tingkat konsumsi/penggunaan uang yang tidak terkendali, seperti membelikan kebutuhan yang tidak begitu diperlukan, mengikuti trend/gaya hidup yang tidak seimbang dengan pendapatan.
Namun hal ini dapat dihindari dengan berinvestasi


Ø  Jangka Pendek seperti profit sharing ( bagi hasil dengan return setiap bulan)

Ø  Jangka Menengah seperti asuransi dan deposito

Ø  Jangka Panjang seperti program Dana Pensiun

Misalanya seperti profit sharing, investasi yang seperti ini sangat membantu untuk menutupi kebutuhan bulanan. Dikarenakan investasi seperti ini banyak dicari oleh sejumlah investor. Selain karena return yang cepat juga mempunyai konsistensi yang tetap. Namun para investor juga berhati hati dalam menginvestasikan dana dalam produk profit sharing, karena rawan penipuan.
Agar terhindar dari penipuan kita harus mempunyai perjanjian mengikat/taat hukum, untuk berjaga jaga apabila terjadi hal yang tidak di inginkan dapat di selesaikan secara hukum.
untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang sekarang sudah banyak lembaga keuangan yang memasarkan produk seperti itu, tetapi proses return/keuntungan yang di terima terlalu lama untuk memenuhi kebutuhan yang kita hadapi dalam hitungan hari.

Oleh karena itu apabila seseorang ingin berinvestasi pilihlah jenis investasi yang berbeda. Yang dapat menutupi kebutuhan hari esok, tahun depan dan puluhan tahun yang akan datang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar