Meminimalisir
Risiko
Kegagalan perencanaan keuangan adalah suatu kejadian yang
hampir seluruh manusia pernah mengalami. Hal ini terjadi karena tingkat kebutuhan
pribadi semakin bertambah seiring dengan
bertambahnya usia, jumlah tanggungan, dan kebutuhan akan fasilitas penunjang
lainnya.
Faktor yang menyebabkan gagalnya sebuah perencanaan keuangan
yang utama adalah tingkat konsumsi/penggunaan uang yang tidak terkendali,
seperti membelikan kebutuhan yang tidak begitu diperlukan, mengikuti trend/gaya
hidup yang tidak seimbang dengan pendapatan.
Namun hal ini dapat dihindari dengan berinvestasi
Ø
Jangka Pendek seperti profit sharing ( bagi
hasil dengan return setiap bulan)
Ø
Jangka Menengah seperti asuransi dan deposito
Ø
Jangka Panjang seperti program Dana Pensiun
Misalanya seperti profit sharing, investasi yang seperti ini
sangat membantu untuk menutupi kebutuhan bulanan. Dikarenakan investasi seperti
ini banyak dicari oleh sejumlah investor. Selain karena return yang cepat juga
mempunyai konsistensi yang tetap. Namun para investor juga berhati hati dalam
menginvestasikan dana dalam produk profit sharing, karena rawan penipuan.
Agar terhindar dari penipuan kita harus mempunyai perjanjian
mengikat/taat hukum, untuk berjaga jaga apabila terjadi hal yang tidak di
inginkan dapat di selesaikan secara hukum.
untuk investasi jangka menengah dan jangka panjang sekarang
sudah banyak lembaga keuangan yang memasarkan produk seperti itu, tetapi proses
return/keuntungan yang di terima terlalu lama untuk memenuhi kebutuhan yang
kita hadapi dalam hitungan hari.
Oleh karena itu apabila seseorang ingin berinvestasi pilihlah
jenis investasi yang berbeda. Yang dapat menutupi kebutuhan hari esok, tahun
depan dan puluhan tahun yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar